5 Fakta Jakarta Vs Everybody, Film soal Kerasnya Kehidupan Jakarta

Penikmat tontonan film kehadiran karya baru dari sutradara Ertanto Robby Soediskam yang berjudul film Jakarta vs Everybody.

Film ini menampilkan kisah kerasnya kehidupan Jakarta, khususnya soal predaran narkoba.

Bertabur bintang, Jakarta vs Everybody sudah tayang di Bioskop Online sejak 19 Maret 2022. berikut lima faktanya

1. Pemeran top

Pemain utama Jakarta vs Everybody adalah Jefri Nichol yang bermain sebagai Dom.

Dom dikisahkan sebagai pemuda yang bermimpi jadi aktor di Jakarta namun berujung ditawari pekerjaan sebagai kurir narkoba.

2. Narkoba

Karena berkaitan erat dengan narkoba, para pemeran mendalami karakter mereka langsung dari orang yang pernah mengalaminya.

Wulan Guritno menuturkan, mereka berdiskusi dengan mantan penjual narkoba kelas bawah yang pernah masuk penjara.

Dari situ, mereka mengerti cara-cara penjual dan pengedar narkoba menjalankan aktivitasnya dengan barang haram itu.

“Gimana cara bungkusnya (narkoba) supaya terlihat real dan pada saat disitribusikan tidak terlihat. Misalnya dimasukkan ke bungkus permen,” kata Wulan Guritno dalam konferensi pers virtual, Jumat (18/3/2022).

3. Demi peran

Demi mendalami peran, Wulan Guritno dan Ganindra Bimo melakukan sejumlah proses. Wulan Guritno bersama Dea Panendra dan Jefri Nichol menyamar ketika pergi ke kelab malam di kawasan pusat kota Jakarta.

Sebab Wulan Guritno yang berperan sebagai DJ ingin menganalisa suasana di sana.

“Kita duduk, kita dengarin musiknya, memahami vibe-nya, perhatiin orang-orang yang datang. Perhatiin musiknya, jogetnya. DJ-nya juga gimana,” lanjut perempuan berusia 40 tahun itu.

4. Jefri Nichol ikut sumbang ide cerita

Selain berakting, Jefri Nichol ikut menyumbangkan ide saat cerita dikembangkan.

Alhasil, namanya ditulis dalam credit title.

“Sebenernya aku cuma bantu lima persen doang, sisanya Mas Robby dan aku pun engga nulis. Cuma waktu brainstroming, ‘Kayaknya habis begini mending gini deh, Mas’. Cuma ikut ngayal gitu”, Jefri Nichol.

Jefri Nichol berujar sang sutradara berbaik hati memasukan namanya sebagai penulis.

5. Adegan panas

Sebagai suami istri, Wulan Guritno dan Ganindra Bimo juga terlibat adegan panas. Kata Bimo, adegan suami istri itu bukan benar-benar dilakukan lalu difilmkan namun membuatnya hidup dengan “akrobat”.

“Koreonya harusnya gimana gitu kan. At the end semuanya koreo(grafi),” jelas Ganindra Bimo.

Adapun Wulan Guritno mementingkan kenyamanan lawan mainnya.

“Kalau aku nyamannya harus wangi. Jadi sebelum melakukan, kita mandi,” ungkap Wulan Guritno yang menegaskan tidak mandi berbarengan.

Jakarta vs Everybody pernah melenggang ke Festival Film Black Nights Tallinn ke-24 (Pimedate Ööde Film Festiva – POFF) 2020 dan tayang di Estonia pada tanggal 26 November 2020.

Kita menonton film dengan begitu serunya dan meneggangkan, selain film game slot online juga game terbaik dan seru loh dimana game yang di ciptakan untuk kesenangan dan apabila menang itu adalah bonus dari sebuah keberuntungan.