Duh! Black Widow Jadi Film Marvel Studios Paling Terburuk

Film Black Widow berhasil menggeser film Thor: The Dark World sebagai film terburuk Marvel Cinematic Universe (MCU).

Telah rilis sejak dua bulan lalu, para kritikus dan penggemar serial Marvel sepakat menyebut Black Widow sebagai film terburuk yang Marvel Studios buat. 

Black Widow merupakan film perpisahan Scarlett Johansson yang mana telah bergabung pada serial Marvel sejauh ini. Film Black Widow berhasil menggeser film Thor: The Dark World sebagai film terburuk Marvel Cinematic Universe (MCU), dilansir dari Hindustan Times, Sabtu (4/9/2021).

Dirilis di bioskop beberapa negara bersamaan dengan Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings, keburukan Black Widow terasa semakin kontras terutama setelah munculnya perseteruan antara Scarlett Johansson dengan Disney terkait film ini.

Black Widow menampilkan gaya visual yang tak menarik, struktur plot yang biasa saja, dan penjahat utama yang mudah dilupakan. Banyak penggemar merasa film ini tak memiliki identitasnya sendiri dan tak berhasil mencapai film-film sekelas The Avengers, Guardians of the Galaxy, Thor: Ragnarok, bahkan Ant-Man. Marvel dirasa terlalu lama merancang film solo Black Widow dan, setelah penantian yang sangat lama, mereka rupanya tak mampu memberikan film yang memuaskan.

Mengetahui akhir dari hidup Black Widow di film Avengers: Endgame, para penonton dipaksa untuk kembali merasa peduli terhadap tokoh Natasha Romanoff. Meskipun sang sutradara Cate Shortland berusaha mengisi kekosongan cerita Black Widow, pilihannya menceritakan tentang konflik fiktif yang pada akhirnya tak berhubungan erat dengan MCU hanya membuat kebanyakan penonton harus merasa kecewa telah meluangkan waktunya untuk peduli pada plot dan juga latar film Black Widow.

Film ini juga dibintangi aktor Florence Pugh sebagai Yelena Belova. Namun, banyak penggemar yang kecewa aktor sekelas Florence hanya diminta memainkan tokoh perempuan remaja bandel yang suka bercanda garing. Film ini juga mengubah tokoh penjahat Taskmaster, yang di komiknya telah berkali-kali mengungguli para superhero sekelas Captain America dan Daredevil, menjadi sosok bawahan remeh yang pikirannya dikendalikan oleh atasannya lewat teknologi canggih.

Meski awalnya para penggemar berhasil menerima Black Widow dengan baik-baik saja, kemunculan Shang-Chi di bioskop membuat penonton sadar bahwa Marvel sejatinya bisa membuat karakter antagonis yang menarik. Black Widow terasa seperti perpisahan tak baik-baik dengan Scarlett Johansson, dan tampak seperti usaha Marvel kembali menyabotase karir sang aktor untuk terakhir kali.

Namun, di balik kekacauan yang ada, setidaknya film Black Widow berhasil memperkenalkan tokoh Yelena Belova kepada dunia. Kini, meski Natasha Romanoff sudah mati dalam misinya mengalahkan Thanos, gelar Black Widow akan terus hidup dan diturunkan ke adik angkatnya ini di film-film selanjutnya.

Berikut adalah film terbaik sepanjang masa di Indonesia, selain film game slot online juga game terbaik loh dimana game yang di ciptakan untuk kesenangan dan apabila menang itu adalah bonus dari sebuah keberuntungan.